Jokowi: Warga yang Belum Terima Bantuan Tunai, Tanya Terus RT/RW


Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan masih mendapatkan laporan ihwal masyarakat yang belum mendapatkan bantuan tunai (BST) dan bantuan langsung tunai (BLT) dana desa.

Jokowi mengatakan, telah memerintahkan para pembantunya mempercepat proses penyaluran dengan memotong segala prosedur sehingga masyarakat bisa cepat menerima bansos.

Di samping itu, Jokowi juga meminta masyarakat pro-aktif bertanya kepada RT/RW dan kepada desa setempat.

“Masyarakat yang belum mendapat bantuan, tanya terus ke RT/RW dan kepala desanya,” ujar Jokowi dalam sebuah video yang diunggah di YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu, 16 Mei 2020.


Adapun besaran bantuan yakni Rp 600.000,- per bulan untuk setiap kepala keluarga selama tiga bulan berturut-turut. Besaran yang sama untuk BLT Dana Desa selama tiga bulan berturut-turut.

Menurut Jokowi, sampai saat ini BLT dana desa yang tersalurkan jumlahnya baru 15 persen. Dengan kata lain, masih ada 85 persen yang belum diterima masyarakat.

“BST juga baru kurang lebih 25 persen yang sudah diterima masyarakat. Oleh karena itu, saya sudah perintahkan menteri terkait untuk mempercepat dan menyederhankan prosedur penyalurannya agar bantuan bisa cepat diterima masyarakat,” ujar Jokowi.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

7 Responses to "Jokowi: Warga yang Belum Terima Bantuan Tunai, Tanya Terus RT/RW"

  1. Mau banyak NC.. yg dpt bantuan PKH ap msih dpt bntuan BLT.. soalny didesa saya yg dpt bntuan PKH gk dpt bntuan BLT.. sdngkn bntuan PKH hanya dpt beras 10kg telur 1kg

    BalasHapus
  2. Pak jokowi kami yang tdk dpt BLT maupun BLS,mohon diberi subsidi listrik

    BalasHapus
  3. Sebenarnya apa kategorinya, dana 600 ribu ini, ....
    Dilapang tidak adil.

    BalasHapus
  4. Suruh tanya terus ke RT/RW dan kepala desa, sedangkan mereka tidak ingin ditanyai. Tidak menguruskan. Padahal banyak yg membutuhkan tp tidak dapat bantuan apa pun baik BST, BLT maupun bantuan sosial lainnya. Bagaimana ini pak?

    BalasHapus
  5. Suruh tanya terus ke RT/RW dan kepala desa, sedangkan mereka tidak ingin ditanyai. Tidak menguruskan. Padahal banyak yg membutuhkan tp tidak dapat bantuan apa pun baik BST, BLT maupun bantuan sosial lainnya. Bagaimana ini pak?

    BalasHapus
  6. Untuk rakyat miskin tidak dapat bantuan.kusus orng kaya ja.contonya orng yg punya mobil dapat orng yg sawa lebar dapat orng yg jdi pns dapat.sedangkan Sy orng GK punya apa2.anak perntau yg berusah bertahan hidup untuk menapkhin anak dan istri.tidak dapat sama sekali .iya aja kalau setatus saya masih kerja.ini Uda gk kerja di phk oleh perusahan sedang kan untuk mencari perkerjaan(masuk kerja ADM berlaku)iya kalau kancil masih sanggup ini puluhan juta colek daerah kawasan serang sekitar

    BalasHapus
  7. Rt'ne takoni nyanggreggg,tp ari njaluki iuran ora umum kaya Rt lia'ne....

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel