Ekstrim! Beberapa masakan khas Papua ini menguji adrenalin. Berani coba?


Papua. Mendengar pulau yang dijuluki mutiara hitam dari ujung negeri ini, seolah ane telah membayangkan betapa berharganya sumber daya alam di sana. Lokasi wisata alam mempesona nan eksotik, keberagaman budaya serta aneka makanan khas pulau satu ini wajib dijelajahi bagi pecinta travelling.

Berbicara tentang Papua merupakan pulau yang berada di bagian timur Indonesia, dengan luas wilayah sekitar 810.000 km.

Dengan wilayah yang membentang luas, Papua memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah. Berbagai kebutuhan pangan tersedia di sana, sehingga dapat mencukupi kebutuhan masyarakat Papua. Mengagumkan, bukan?

Sumber daya alam Papua, salah satunya adalah kuliner atau masakan khas yang ada di sini. Masyarakat Papua menyediakan sagu sebagai makanan primer bagi mereka.

Yuk intip beberapa masakan khas warga Papua yang terbilang ekstrim dan menguji adrenalin untuk mencobanya. Berani coba? Cekidot!

1. Cacing Tambelo


Cacing yang hidup di pohon setengah busuk ini dijadikan cemilan atau santapan bagi masyarakat Papua. Cacing ini biasanya dikonsumsi mentah-mentah. Katanya, sih, rasanya mirip dengan daging cumi-cumi mentah.

Cacing yang memiliki nama latin Bactronophorus Thoracites ini berstektur lembut, berlendir dan ternyata memiliki taring.

2. Sate Ulat Sagu


Ulat sagu bagi masyarakat Papua sering dijadikan konsumsi, karena dipercaya dapat menambah energi. Ulat sagu ini mengandung protein tinggi, akan tetapi kadar kolesterolnya sangat rendah.

Ulat sagu mudah ditemukan di hutan, bahkan sekarang juga banyak dijual di pasar tradisional. Konon katanya, makanan dari ulat sagu ini berstektur lunak dan lembut. Memiliki perpaduan rasa manis dan asin.

Bagi masyarakat Papua, ulat sagu biasanya diolah dengan cara dibakar atau disate. Bahkan ada yang langsung ditelan dalam keadaan mentah. Nah, loh! Agan Sista berani coba menyantapnya?

3. Sarang semut


Sarang semut biasanya dijadikan obat bagi masyarakat Papua. Bahkan pengobatan dari sarang semut ini telah meluas ke penjuru negeri. Meskipun semut suka yang manis-manis, sarang semut ini jika dimakan mentah rasanya pahit, lho.

Tak hilang akal, untuk menghilangkan rasa pahit, masyarakat Papua mengolahnya kembali. Dengan menambahkan resep dan bumbu khusus, menjadikan rasa pahit sarang semut berasa menghilang. Nah, bisa jadi alternatif untuk pengobatan nih, Agan Sista.

4. Cacing laut


Melihat cacing terkadang membuat kita merasa geli. Namun, rasa ini tidak berlaku bagi masyarakat Papua.

Cacing ini memiliki cita rasa yang lezat, dipercaya mampu menambah stamina dan kejantanan pria. Cacing ini bisa didapatkan saat air laut sedang surut dan bersembunyi di sela-sela karang.

5. Colo-colo


"Colo-colo", mendengar namanya saja, sudah unik, bukan? Tapi tahukah, Agan Sista, jika sebenarnya Colo-colo ini adalah masakan sejenis sambal yang sering dihidangkan masyarakat Papua untuk menemani makanan yang lain.

Kuliner sejenis sambal ini berstektur unik. Jika kebanyakan sambal disajikan dalam keadaan halus, tidak dengan colo-colo ini. Colo-colo disajikan dengan keadaan masih kasar terlihat dari irisan bahan yang besar-besar.

Itulah beberapa makanan khas Papua yang ekstrim versi ane. Cukup sekian thread ane kali ini. Yuk diskusi sopan dan santuy di sini.

Jangan lupa tinggalkan jejak cinta berupa cendol, rate dan koment. Thankyu. Salam hangat dan sampai jumpa lagi di thread ane berikutnya. Wassalam.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Ekstrim! Beberapa masakan khas Papua ini menguji adrenalin. Berani coba?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel