Iuran BPJS Kesehatan Alami Perubahan, Begini Rinciannya


Pihak BPJS Kesehatan saat memberikan penjelasan. 

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com - Penyesuaian iuran Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) terus mengalami perubahan. Sejak enam bulan terakhir, penyesuaian iuran BPJS Kesehatan mengalami dua kali perubahan.

Per Januari sampai Maret 2020, peserta kelas III dibebani iuran sebesar Rp 42 ribu, kelas II dibebani iuran sebesar Rp 110 ribu, kelas I dibebani iuran sebesar Rp 160 ribu. 

Sementara per April sampai Juni 2020, peserta kelas III dibebani iuran sebesar Rp 25.500, peserta kelas II dibebani iuran sebesar Rp 51 ribu dan peserta kelas I dibebani sebesar Rp 80 ribu. 

Nah, per bulan Juli sampai Desember 2020 mendatang, peserta kelas III dibebani iuran sebesar Rp 42 ribu, peserta kelas II dibebani iuran sebesar Rp 100 ribu dan peserta kelas I dibebani iuran sebesar Rp 150 ribu. 

Khusus peserta kelas III, iuran per bulan Juli sampai Desember 2020 dibebani iuran Rp 42 ribu. Namun, peserta hanya membayar Rp 25.500. Karena pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 16.500.

"Perubahan ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan," kata Kepala BPJS Kesehatan, dr. Sri Mugirahayu, Kamis (25/6/2020). 

Sementara per bulan Januari 2021, peserta kelas III dibebani iuran sebesar Rp 42 ribu. Namun, peserta hanya dikenakan iuran sebesar Rp 35 ribu karena pemerintah juga memberikan subsidi.

"Sisanya yang Rp 7 ribu, juga dibayar oleh pemerintah. Tentu syarat kepesertaannya harus aktif," pungkasnya. (cat/zar)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Iuran BPJS Kesehatan Alami Perubahan, Begini Rinciannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel