7 Fakta kasus pembobolan kartu kredit yang menyeret Boy William


Kabar mengejutkan datang dari aktor sekaligus presenter Boy William. Nama kekasih Karen Vendela tersebut terseret dalam sebuah kasus carding atau pembobolan kartu kredit oleh akun Instagram @tiketkekinian. Untuk itu, tepat pada Rabu (22/7), ia pun menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Timur.

Dikutip dari laman KapanLagi, Boy sendiri diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi. Adapun penetapannya sebagai saksi didasari karena @tiketkekinian pernah menggunakan jasa Boy William sebagai endorser.

Lepas dari itu, Boy William sendiri bukanlah satu-satunya artis yang namanya terseret dalam kasus carding ini. Sebelum ini, terdapat pula Gisella Anastasia dan Tyas Mirasih yang turut diperiksa sebagai saksi.

"Endorse tapi enggak berbayar, ada berita yang bilang saya terima sejumlah uang. Tapi ini enggak, waktu itu dibarterin tiket. Kita pikir ini orang mau usaha travel kecil-kecilan, bukan mau nipu," ujar Gisella Anastasia dari Liputan6.com.

1. Pemeriksaan sempat tertunda.

Boy sebetulnya telah diundang untuk diperiksa pada beberapa bulan yang lalu. Akan tetapi, ia baru bisa hadir setelah ada kelonggaran dari pemerintah terkait pandemi Covid-19.

"Kenapa baru bisa datang karena Covid. Waktu pertama kali dipanggil posisiku masih di luar negeri. Pas balik aku dikarantina selama 14 hari. Setelah karantina ada lockdown satu Indonesia. Jadi semakin panjang dan baru sekarang," kata Boy, dikutip dari KapanLagi.


2. Selesai diperiksa menjelang magrib.

Boy William datang ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jawa Timur, Surabaya sekitar pukul 10.00 WIB. Ia lantas keluar dari ruang pemeriksaan jelang magrib.


3. Menjawab 30 pertanyaan.

Dikutip dari KapanLagi, Boy mengaku bahwa dirinya telah menjawab 30 pertanyaan yang diajukan oleh penyidik.


4. Tak mengecek ulang perusahaan yang menggunakan jasanya.

Dalam penuturannya, Boy mengaku jika pihaknya tidak melakukan re-check atas perusahaan yang menggunakan jasanya.

"Kita kan punya digital platform yang menyediakan jasa promosi dan mereka menyediakan jasa untuk terbang jadi sama-sama barter. Kita nggak tahu mereka company apa, kita cuma lihat mereka butuh promosi dan kita dapat benefitnya, ya mari kerja sama. Kita nggak tahu bakal seperti ini," kata Boy William.


5. Mengenal dua tersangka.

Dalam sebuah kesempatan, Boy sempat bertemu dengan salah dua tersangka. Pada pertemuan itu, mereka hanya membahas perihal kerja sama.

"Kenal (tersangka), tapi cuma dua dari empat. Inisialnya S dan M. Kenal dari pekerjaan ini. Mereka ngasih saya jasa untuk terbang lalu kita meeting, kenal dari situ dan contact-an," lanjut Boy.


6. Tak tahu nominal yang diberi oleh tersangka.

Boy mengaku bahwa dirinya tidak mengetahui nominal pasti yang diberikan oleh perusahaan yang menggunakan jasanya tersebut. Pasalnya, Boy hanya diberi tiket pesawat.

"Nominalnya aku kurang tahu karena nggak pernah lihat. Kita cuma terima dalam bentuk tiket," terangnya.


7. Kasus ini jadi pelajaran bagi Boy.

Terseret dalam kasus ini membuat Boy jadi belajar untuk lebih teliti sebelum menerima tawaran sebagai model endorsement.

"Kalau ngelihat kayak gini, semoga semua public figure, termasuk aku juga, bisa selektif dalam ambil pekerjaan dan endorse-an. Karena kita harus sadari punya follower cukup luas. Dengan aku endorse perusahaan yang mungkin bisa dibilang, sorry, kurang jelas, aku nggak mau nanti follower aku ikut terjebak dalam hal ini. Untuk ke depan aku bakal lebih selektif dan hati-hati," ucapnya.


Sumber : https://www.brilio.net/selebritis/7-fakta-kasus-pembobolan-kartu-kredit-yang-menyeret-boy-william-200723r.html

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "7 Fakta kasus pembobolan kartu kredit yang menyeret Boy William"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel