Pedagang Keliling Ditemukan Tergeletak di Jalan, Dikira Meninggal Ternyata Pingsan Karena Kelaparan


Pedagang Keliling Ditemukan Tergeletak di Jalan, Dikira Meninggal Ternyata Pingsan Karena Kelaparan

Viralnya Rahmat pedagang sandal keliling pingsan kelaparan, pertama kali diketahui dari medsos Facebook.

Seorang warganet dengan akun MadSodik Mukti Widyana memposting foto Rahmat yang tergeletak tak berdaya.

"Seorang pedagang sendal keliling tergeletak dalam keadaan kurang sehat di Pasarean Rt 02/04, Mungkin ada yg kenal?," tulis MadSodik seperti dilihat Tribunjabar.id, Senin (6/7/2020).

Saat dikonfirmasi Tribunjabar.id, Kapolsek Cisolok, AKP Mariyadi membenarkan kejadian tersebut.

"Betul Bogor Cilebut Kabupaten Bogor, lagi ditelusuri Kadus," ujar Mariyadi.

Ia mengatakan, Rahmat tergeletak pingsan karena kelaparan. Namun, saat ini kondisinya sudah sadarkan diri.

"(dia) Lapar, kemudian sudah membaik setelah dikasih makan," jelasnya.

Sandal Seharga 'Rp 1 Miliar' Diamankan Petugas Bandara


Petugas gabungan Bandara Hang Nadim Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (22/7/2018) sore, mengamankan dua kurir narkotika jaringan internasional asal Aceh, Mukhlis (33) dan Muhamad Ikhsan (30).

Keduanya hendak melakukan penerbangan Batam-Jakarta-Denpasar dengan menggunakan maskapai Lion Air JT-373.

Dari tangan keduanya, petugas gabungan dari keamanan bandara dan BC Batam menyita 1.038 gram sabu, uang tunai, ponsel, sejumlah kartu kredit, serta kartu ATM bank nasional maupun internasional.

Kepala Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Suwarso, mengatakan, penangkapan keduanya terbilang cukup sulit.

Pasalnya, kedua pelaku sempat kabur dan lepas dari pantauan petugas yang sudah curiga dengan keduanya.

Namun, berkat penyisiran yang profesional yang dilakukan BC Batam dan petugas bandara, keduanya berhasil diamankan dari persembunyiannya.

"Keduanya sempat berpencar dan membaur dengan sejumlah penumpang lainnya, makanya petugas agak sedikit kesulitan mengamankan keduanya," kata Suwarso.

Menurut Suwarso, kecurigaan petugas berawal saat bunyi work through saat dilakukannya kepada Mukhlis.

Kemudian, gaya jalannya berbeda sehingga petugas menyakini ada yang aneh pada Mukhlis.

Dari Mukhlis, petugas mengamankan Muhamad Ikhsan yang merupakan rekan tersangka.

Kabid Kepatuhan dan Layanan Informasi (BKLI) Bea Cukai Tipe B Batam Raden Evy Suhartantyo mengungkapkan, dari keduanya, petugas mengamankan sabu seberat 1.038 gram.

"Sabu tersebut disimpan keduanya dalam sandal yang mereka pakai. Tersangka Mukhlis membawa 511 gram, sedangkan Ikhsan 527 gram," kata Evy.

Evy mengaku, saat dilakukan penangkapan, Muhamad Ikhsan sempat melawan dan enggan diperiksa.

Namun, setelah petugas menemukan sabu di telapak sandal, pelaku tak berkutik.

Kini, kedua tersangka, barang bukti 1.038 gram, serta barang barang bukti lainnya dilimpahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepri.

Sandal Marcos Rojo Seharga Rp 12 Juta

Bek Manchester United Marcos Rojo ternyata punya selera tinggi untuk aksesoris pribadinya.

Bek internasional Argentina itu memakai sabuk seharga 675 pound atau lebih dari Rp 12 juta merek Gucci.

Bukan itu saja, Rojo juga memakai sepasang sandal dengan harga yang sama, Rp 12 juta.

Warna sandal itu mirip dengan warna tentara Tartan. Bulu kanguru menghiasi pinggiran sandal tersebut.

Melalui foto yang diunggah di akun instagram, Rojo pamer properti terbaru miliknya itu.

Dia terlihat sedang duduk di bangku eksekutif pesawat yang membawa tim Setan Merah terbang ke Dubai.

Dipimpin pelatih Jose Mourinho, skuad Setan Merah akan melakukan pemusatan latihan di Dubai dalam beberapa hari ke depan.

Cuaca yang hangat menjadi alasan mengapa MU menggelar latihan di luar Inggris.

Latihan itu sekaligus untuk memulihkan fisik dan mental setelah MU melakoni 11 laga sejak awal Desember lalu.

MU memiliki libur hampir sepekan sebelum kembali berlaga di Liga Inggris melawan Stoke City di Old Trafford.

Mereka akan menginap di hotel mewah One&Only Royal Mirage Hotel yang baru saja direnovasi menjadi salah satu hotel terbagus di kawasan Timur Tengah.

Harga kamar per malam mencapai 455 pound.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Pedagang Keliling Ditemukan Tergeletak di Jalan, Dikira Meninggal Ternyata Pingsan Karena Kelaparan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel