Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya Disertai Selembar Surat, Isi Suratnya Mengejutkan

Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus bocah delapan tahun yang diduga dianiaya dan dibuang oleh orangtuanya di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau. Kedua orangtua bocah delapan tahun tersebut sudah dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. 

Kata Edy, berdasarkan keterangan dari orangtuanya, korban ini nakal dan suka mencuri. Tapi, sambung Edy, tindakan kekerasan dan penelantaran anak bukanlah hal yang tepat.

 "Menganiaya anak di bawah umur tetap salah dan melanggar hukum dan akan kita proses," tegasnya.

Saat ini polisi masih mendalami kasus tersebut. Apalagi, berdasarkan keterangan korban bahwa kukunya dicabut pakai tang.

 "Kita masih mendalaminya, apakah kukunya lepas karena tersandung atau dicabut (pakai tang) seperti itu," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, dunia maya dihebohkan dengan beredarnya sebuah foto seorang anak laki-laki yang diduga dibuang oleh orangtuanya disertai selembar surat. Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau.  Foto anak dan selembar surat itu dibagikan oleh akun Twitter @cursedwibu pada 27 September 2020 lalu.

Pada foto itu, bocah tersebut tampak mengenakan jaket warna merah. Di wajahnya sebelah kiri terdapat luka yang diduga akibat dianiaya orangtuanya.

 Lalu, pada selembar surat berisi kalimat tentang orangtua yang meninggalkan anaknya. Berikut isi suratnya: 

Nak, maaf mamak ya. Terpaksa saya tinggal kan kamu di jalan, krn saya tidak sanggup melihat kamu menderita atau tersiksa karna kebandelan mu, setiap hari kamu bikin masalah. Maafin mama nak. jaga dirimu baik-baik, ya.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to " Bocah 8 Tahun Diduga Dianiaya dan Dibuang Orangtuanya Disertai Selembar Surat, Isi Suratnya Mengejutkan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel