Karena Tidak Ada Jembatan , Keranda Jenazah Dihanyutkan untuk Menyeberangi Sungai

 


GRESIK - Sebuah video memperlihatkan keranda jenazah yang dihanyutkan melewati sungai saat menuju tempat pemakaman umum (TPU) viral di media sosial. Dalam video berdurasi dua menit 28 detik itu, jenazah itu dimakamkan di Dusun Gorekanlor, Desa Cermenlerek, Kecamatan Kedamean, Gresik, Jawa Timur. Video yang diunggah salah satu akun Facebook itu telah disukai 1.336 warganet dan mendapat 469 komentar. Kepala Desa Cermenlerek Mochammad Suhadi mengatakan, perisitiwa yang viral itu terjadi pada Kamis (3/12/2020). "Jadi ada warga kami yang meninggal pada Rabu malam, tapi dimakamkan Kamis," ujar Suhadi saat dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020).

Suhadi menjelaskan, jenazah dalam keranda itu merupakan warga Dusun Gorekanlor yang bernama Kasti (71). Kasti meninggal karena sakit. Sejatinya, jenazah Kasti bisa dimakamkan di TPU yang berada di dusun sebelah, Dusun Gorekankidul.  Sebab, setiap dusun telah memiliki TPU.  Namun, keluarga meminta Kasti tetap dimakamkan di TPU Dusun Gorekanlor karena banyak kerabat yang dimakamkan di sana. Menurut Suhadi, akses menuju TPU Dusun Gorekanlor memang harus melewati sungai tersebut.

Biasanya, sungai itu bisa dilintasi oleh warga. Keranda jenazah bisa diusung seperti biasa, tak perlu dihanyutkan. "Ketika tidak musim penghujan ya bisa dilintasi, tapi karena kemarin debit air sungai tinggi, maka dihanyutkan, warga sini sudah biasa seperti itu," kata dia. Karena sudah biasa, warga tak asal menghanyutkan keranda jenazah. Keranda jenazah diletakkan di atas sejumlah ban bekas yang telah ditata. Setelah itu, keranda ditarik menggunakan tali dari seberang sungai. Sementara para pelayat berenang di bagian kiri dan kanan keranda.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi jika keranda jenazah terbawa arus sungai. Usulan pengadaan jembatan Pemerintah Desa Cermenlerek sudah mengusulkan pengadaan jembatan di sungai itu pada musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang). Usulan itu sempat dibahas setelah video pemakaman jenazah di lokasi yang sama juga sempat viral di media sosial pada 2019. Namun, karena satu dan lain hal, pengadaan jembatan tak jadi dilaksanakan.

Apalagi, anggaran dana desa juga terserap untuk fokus penanganan dan pencegahan Covid-19. Sementara itu, Camat Kedamean Arifin mengakui warga Dusun Gorekanlor sempat mengusulkan pembangunan jembatan yang menghubungkan dengan TPU setempat.

Tetapi, rencana pengadaan itu batal karena ada wacana revitalisasi Kali Lamong. Selain itu, anggaran dana desa juga fokus kepada penanganan Covid-19. "Opsi rencana pembangunan jembatan itu sudah tidak ada. Pemkab melalui Dinas Pertanahan sedianya akan membeli lahan untuk pemakaman warga Dusun Gorekanlor, namun karena mungkin saat ini ada pandemi Covid-19, jadi tidak bisa dilakukan pada tahun ini," kata Arifin.


Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Karena Tidak Ada Jembatan , Keranda Jenazah Dihanyutkan untuk Menyeberangi Sungai"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel