Perjuangan Mengharukan 2 Bocah Rawat Ibunya yang Pasien Kanker


Kakak beradik Maudi Aulia Jasmine (9) dan adiknya Maura Aurelia Jasmine (8) harus menjadi bocah yang lebih dewasa dibanding usianya. Warga Wangon, Kabupaten Banyumas ini harus berhenti sekolah dua bulan belakangan ini karena panggilan hati untuk merawat ibu kandungnya.

Adalah Intan Guswinarni (43), sang ibu yang dua bulan belakangan tergolek tak berdaya di tempat tidur. Payudaranya luka dan pecah. Namun selama dua bulan terakhir ia tetap tak dirawat dokter apalagi opname di Rumah Sakit.

"Kami diajari cara membersihkan luka ibu. Dengan cairan infus, NaCl biar lukanya cepat kering," kata Maudi Aulia Jasmine. 

Intan tinggal di Wangon Banyumas hanya bersama dua anaknya. Sebenarnya ia memiliki empat anak. Si sulung, Faisal Pratama (21) harus merantau ke Yogyakarta untuk bekerja. Ia bekerja karena sang ibu tak lagi bisa mencari nafkah. Sementara ayahnya, sejak bercerai kini sudah memiliki rumah tangga baru dan tinggal di Purwokerto.

Karena dua anaknya yang sudah agak besar tak tinggal bersamanya, otomatis ketika Intan kepayahan dua anaknya yang masih bocah itulah yang menjadi ujung tombak pertolongan pertama. Sebelum berangkat ke Yogya, Faisal sudah mengajari dua adiknya yang masih bocah itu, cara membersihkan luka.

"Kalau memasak yang ngajari ibu. Ibu ngomong kami harus bagaimana," kata si bungsu Maura Aurelia Jasmine.

Kesakitan Intan memuncak sekitar dua bulan lalu. Entah hendak mengapa, ia tiba-tiba terjatuh. Dua bocah yang bersamanya panik karena tak kuat menggendong ibunya ke tempat tidur. Mereka lalu menelepon Faisal.

Pertolongan Tuhan datang. Faisal diijinkan Vero, temannya untuk membawa Intan ke rumahnya. Itu dilakukan agar ia sendiri yang merawat. Tentu tak bisa 24 jam merawat, karena ia harus mencari nafkah dengan bekerja di sebuah mal dan juga menjadi tukang ojek online.

Intan sendiri masih berada dalam labirin ketidaksadaran yang melelapkan. Tetes demi tetes darah karena menjalani transfusi seperti tak berpengaruh apapun. Selang oksigen yang terpasang, membantunya bisa bernafas teratur.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Perjuangan Mengharukan 2 Bocah Rawat Ibunya yang Pasien Kanker"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel